Math Puding

Polinomial

Subtopik 9 dari 97 contoh soal
Di halaman ini

Polinomial (suku banyak) adalah bentuk aljabar yang pangkat variabelnya bilangan cacah:

P(x)=anxn+an−1xn−1+⋯+a1x+a0,an≠0P(x) = a_n x^n + a_{n-1} x^{n-1} + \cdots + a_1 x + a_0, \qquad a_n \neq 0
  • Derajat: pangkat tertinggi, yaitu nn.
  • Koefisien: bilangan di depan setiap variabel (an,an−1,…,a1a_n, a_{n-1}, \ldots, a_1).
  • Suku tetap (konstanta): a0a_0.

Contohnya P(x)=2x3−3x2+4x−5P(x) = 2x^3 - 3x^2 + 4x - 5 berderajat 3, koefisien x2x^2-nya −3-3, dan suku tetapnya −5-5. Persamaan kuadrat (subtopik Persamaan Kuadrat) adalah polinomial berderajat 2.

Nilai polinomial

Nilai P(k)P(k) didapat dengan mengganti xx dengan kk. Untuk P(x)=2x3−3x2+4x−5P(x) = 2x^3 - 3x^2 + 4x - 5:

P(2)=2(8)−3(4)+4(2)−5=16−12+8−5=7P(2) = 2(8) - 3(4) + 4(2) - 5 = 16 - 12 + 8 - 5 = 7

Pembagian polinomial

Jika P(x)P(x) dibagi Q(x)Q(x), hasilnya H(x)H(x) dan sisanya S(x)S(x):

P(x)=Q(x)⋅H(x)+S(x)P(x) = Q(x) \cdot H(x) + S(x)

Derajat sisa selalu lebih kecil dari derajat pembagi. Kalau pembaginya berderajat 1, sisanya pasti sebuah bilangan.

Metode Horner

Cara cepat membagi dengan (x−k)(x - k). Tulis koefisiennya berurutan (isi 0 kalau ada pangkat yang hilang), lalu:

  1. Turunkan koefisien pertama.
  2. Kalikan dengan kk, tulis di bawah koefisien berikutnya, lalu jumlahkan.
  3. Ulangi sampai habis. Bilangan terakhir adalah sisa, bilangan lainnya adalah koefisien hasil bagi.

Contohnya (2x3−3x2+4x−5)÷(x−2)(2x^3 - 3x^2 + 4x - 5) \div (x - 2), jadi k=2k = 2:

22−34−542122167\begin{array}{c|rrrr} 2 & 2 & -3 & 4 & -5 \\ & & 4 & 2 & 12 \\ \hline & 2 & 1 & 6 & 7 \end{array}

Hasil baginya 2x2+x+62x^2 + x + 6 dan sisanya 77.

Teorema sisa

Jika P(x)P(x) dibagi (x−k)(x - k), sisanya adalah P(k)P(k).

Jika dibagi (ax−b)(ax - b), sisanya adalah P ⁣(ba)P\!\left(\frac{b}{a}\right).

Perhatikan: pada contoh di atas, sisa pembagian dengan (x−2)(x - 2) adalah 77, sama dengan P(2)=7P(2) = 7.

Teorema faktor

(x−k)(x - k) adalah faktor dari P(x)P(x) jika dan hanya jika P(k)=0P(k) = 0. Dalam hal itu, x=kx = k adalah akar dari P(x)=0P(x) = 0.

Untuk mencari akar bulat, coba nilai kk dari faktor-faktor suku tetap (positif dan negatif).

Contoh soal

Coba jawab dulu sebelum membuka pembahasan.

Contoh 1

Tentukan derajat, koefisien x2x^2, dan suku tetap dari P(x)=4x3−2x2+7x−9P(x) = 4x^3 - 2x^2 + 7x - 9.

PembahasanLihat pembahasan
  • Pangkat tertinggi 3, jadi derajatnya 3.
  • Koefisien x2x^2 adalah −2-2.
  • Suku tetapnya −9-9.

Contoh 2

Diketahui P(x)=x3−2x2+3x−4P(x) = x^3 - 2x^2 + 3x - 4. Tentukan P(2)P(2).

PembahasanLihat pembahasan
P(2)=8−2(4)+3(2)−4=8−8+6−4=2P(2) = 8 - 2(4) + 3(2) - 4 = 8 - 8 + 6 - 4 = 2

Contoh 3

Tentukan hasil bagi dan sisa dari (x3−4x2+5x−6)÷(x−3)(x^3 - 4x^2 + 5x - 6) \div (x - 3) dengan metode Horner.

Pembahasan khusus Pro. Sudah coba sendiri? Cek jawabanmu dengan Pro.Buka dengan Pro

Contoh 4

Tentukan sisa pembagian P(x)=x4−3x+5P(x) = x^4 - 3x + 5 oleh (x+1)(x + 1).

PembahasanLihat pembahasan

x+1=x−(−1)x + 1 = x - (-1), jadi k=−1k = -1. Menurut teorema sisa:

P(−1)=(−1)4−3(−1)+5=1+3+5=9P(-1) = (-1)^4 - 3(-1) + 5 = 1 + 3 + 5 = 9

Sisanya 99.

Contoh 5Pro

Soal dan pembahasan ini khusus Pro.

Buka dengan Pro

Contoh 6Pro

Soal dan pembahasan ini khusus Pro.

Buka dengan Pro

Contoh 7Pro

Soal dan pembahasan ini khusus Pro.

Buka dengan Pro
Contoh 3, 5, 6 dan 7 terbuka penuh dengan Pro

Pro membuka semua contoh soal dan pembahasannya, langkah demi langkah. Bayar sekali dengan QRIS, tanpa perpanjangan otomatis.

Rp 10.000 · 30 hari